sick

sepulang kuliah tadi, mendadak sekujur tubuhku berpeluh dingin. entah kenapa, jalan pulang terasa amat menyulitkan.
sampai dirumah, kurasakan ulu hati sepertti tertusuk-tusuk, kepalaku pening dan keringat dingin makin membanjiri kening dan punggung.
kuputuskan untuk berbaring dan menelan sakit ini, sendirian.
saat aku terbagun matahari sudah mulai menghilang,
harapanku, sakit yang tadi sudah hilang.
tapi ketika coba ku gerakkan badan hasilnya lebih parah.
aku masih berusaha menenangkan diriku, bahwa aku baik-baik saja dan ini hanya efek kelelahan.

makin malam, makin parah.
ditengah deraan sakit, aku mulai menangis.
sedih.
biasanya, ada Ayah ia yang sedia merawat putrinya yang kurang sehat.
bulir air mata turun makin deras.
bagiku, sedih yang lebih menyedihkan ialah saat kamu merasa sedih dan sendirian.
aku ingin,satu.
satu saja.
tidak banyak, hanya satu orang yang ada disampingku.
setidaknya aku tidak perlu sendirian.

hanya aku tak ingin egois,
meminta perhatian seseorang sedanng ia pun tengah berada ruang hidupnya yang padat.
aku hanya ingin dia bisa tau, aku akan selalu baik=baik saja.
walaupun, sendirian.

masih terbaring dengan air mata setengah kering
semoga lekas sembuh, aku

 

© Copyright Semangkuk Cerita . All Rights Reserved.

Designed by TemplateWorld and Provided By Free Blogger Templates | Free Website Templates