kerikil

aku hanya batu kerikil.
aku kecil namun menyakitkan.
aku dapat membuatmu tersandung, dan menjatuhkanmu
dan rasanya pasti sakit
tapi jangan khawatir, penghalangmu kini sudah hilang
kamu dapat melangkah dengan bebas sekarang, berlari bahkan melompat sesukamu
karena batu kerikil itu telah hilang,
hancur bersama angin.

a women

wanitamu tidak pernah meminta lebih,
hanya ucapan perhatian seperti "tidurlah lebih cepat dan semoga cepat sembuh"-pun itu cukup
hanya sedikit.
tidak banyak.
bahkan jika tidak ada, ia tak akan memaksa. ia akan tetap tersenyum.
ia akan tetap menjadi wanita yang mencintaimu.

wanita yang ditengah lelahnya, selalu meresahkanmu.
apa kau sudah makan atau belum,
wanita yang ditengah kesibukannya, akan selalu memikirkan keadaanmu
wanita yang mau menempuh jarak hanya untuk melihatmu sarapan pagi
wanita yang paling khawatir saat kau terluka atau sakit
dan ia yang menangis terdiam saat kau mengacuhkannya

ya, ia hanya seorang wanita,
yang terlalu larut dalam cinta

jangan takut ia akan pergi, ia bahkan tidak berani memikirkannya
justru ia yang sering ketakutan, rasa takut yang merisaukan
logika,hati bahkan kesadarannya
ia sakit, sakit yang bahkan ia tak tahu obatnya
ia baru sadar ketika rasa pilu dihatinya dihapus semenit oleh tawamu
menurutmu itu apa?
bodoh? kurang waras?
tidak kawan, ia hanya jatuh cinta
denganmu.

 

© Copyright Semangkuk Cerita . All Rights Reserved.

Designed by TemplateWorld and Provided By Free Blogger Templates | Free Website Templates