breaking dawn

" Semakin ku menyayangimu, semakin ku harus melepasmu dari hidupku. tak ingin lukai hatimu lebih dari ini. kita tak mungkin trus bersama"

"Aku hancur, ku terluka namun engkaulah nafasku. Kau cintaku meski aku bukan di benakmu lagi, dan ku beruntung sempat memilikimu"

"Tak ingin lagi rasanya ku bercinta setelah kau tinggal pergi. biar kusendiri tanpa hadirmu kini."

"Keyakinan yang memisahkan kita, buatku bertanya. Adilkah ini? Salahkah aku atas perasaan ini yang tak mampu menutupi aku masih cinta kamu.. "

Kenang diriku selalu dihatimu, selalu di jiwamu simpan di memorimu. Kunanti dirimu bila malampun tiba. cukup kita yang tau, mimpi jadi saksinya."

"Mungkin aku tidaklah sempurna, tetapi hatiku memilikimu sepanjang umurku. Mungkin aku tak bisa memiliki dirimu seumur hidupku."

"Jadikan ini perpisahan yang termanis, yang indah dalam hidupmu sepanjang waktu. ."

"Bukan keinginan kita berpisah, PERBEDAAN membuat kita terpisah. Dengarlah suara hatiku, aku bahagia saat bersamamu. Dengarlah sumpahku ini, AKU BAHAGIA SAAT BERSAMAMU :'( "

"Jauh dilubuk hatiku, masih terukir namamu. Jauh di dasar jiwaku engkau masih kekasihku .."


Karena kadang cukup bagi mulut untuk berucap, biarkan ia melagu meluapkan segala isi hatinya. Dan bahkan tangisan tidak selalu berupa air mata karena hatilah yang menangis sepanjang waktu. aku merindukanmu.

broken

dalam waktu semalam, hatiku dijungkir balik. terhitung dua hari semenjak kau melepaskan diri dari pelukanku. semenjak itu aku mulai sadar pikiran dan hatiku tidak terkendali, arah mata angin kehidupanku kacau balau, aku (hatiku) resmi sekarat . aku tidak ingin ber-egois ria mempertahankan kamu demi menghindarkan rasa sakit dan nyeri yang menyesakkan dada. tapi saat itu juga, malam itu juga seluruh tembok pertahananku runtuh. liquid yang kutahan berbulan-bulan  mulai menetes tanpa jeda. aku terisak dalam sepi, sendirian. aku menjadi sangat gampang menangis ketika semua bayangan dan memori tentang dirimu bergulir di hati dan pikiranku. kamu tahu? aku benci menangis, itu membuatku terlihat lemah dan sangat kekanakan. tapi tahukah kamu, hatiku benar-benar memerlukan kamu. aku benci semua emot :) yang kamu kirim ketika aku menangis memikirkanmu. aku benci karena aku tahu itu hanya senyuman palsu untuk menunjukkan padaku kamu baik-baik saja.
aku dan kamu (sangat) tahu aku tidak mungkin membencimu.
 

© Copyright Semangkuk Cerita . All Rights Reserved.

Designed by TemplateWorld and Provided By Free Blogger Templates | Free Website Templates