SAYA sering mengatakan kepada diri sendiri bahwa masa lalu bukanlah
bencana, bagaimanapun buruknya. Jika saya menganggap masa lalu sebagai
bencana, saya tidak lebih sebagai pengungsi di tempat bernama masa
depan. Betul bahwa mengenang sesuatu yang berhubungan dengan seseorang
yang pernah saya cinta pada masa lalu kadang menyakitkan. Tetapi,
barangkali, saya akan menyakiti diri saya dua kali lebih parah ketika
saya berusaha melupakan atau mengabaikan pulangnya hal-hal semacam itu
ke ingatan saya.
itu adalah salah satu kutipan yang saya ambil dari hurufkecil.net , hmm talking about the past yaa ga bisa dipungkiri kebanyakan orang menghindari topik ini. entah apa alasan mereka bersikap begitu, apakah karena terundung perasaan gagal, rasa kecewa dan marah karena (biasanya) masa lalu berunsurkan kesalahan.
tapi coba dilihat lebih jauh dan buka mata hati telinga kalian, salah itu bukan DOSA, sebelum benar orang mesti salah dulu. dari salahnya, orang tidak akan ingin gagal untuk yang kedua kalinya.
its easy to speak, yes sure but if im not talk about it ure never realize how rich ure with all ur fault that you have done.
pengalaman akan jadi pelajaran terbaik, pelajaran yang bukan cuma teori yang kita gatau maknanya. dari pengalaman itu kita bakal lebih belajar menghargai yah utamanya waktu. karena waktu ga bakal ngerubah arah putarannya demi kamu, satu detik yang lalu saja sudah disebut masa lalu. so jadikan masa lalumu teka teki yang akhirnya akan kamu susun jadi pajangan puzzle terindah.
0 komentar:
Posting Komentar