menulis mungkin adalah pelarian ternyamanku.
setelah menulis ini kuharap sesak di dada tak akan terasa begitu menyulitkanku menarik nafas.
entah mengapa sesaat hatiku disergap rasa khawatir tak wajar.
apa sih ini?
bukannya harusnya aku sedang bahagia-bahagianya?
ya, kamu.
tokoh kesayanganku selama ini, memintaku menemaninya.
Mendampinginya dalam suatu hubungan lebih dari teman.
awalnya aku merasa perlu waktu (lebih) untuk kita mengenal satu dengan lainnya.
aku bukannya akan menjawab tidak, aku hanya enggan terjatuh dan merasakan sakit yang sama.
bukannya kamu berharap hal yg sama pula?
Tidak, jangan berfikir aku ragu atau malu.
Apa aku takut?
siapa yang tidak takut untuk jatuh karena cinta (lagi)?
wanita mana yang mau hatinya jatuh ke pria yang ternyata tidak benar-benar menyayangnya?
manusia biasa mana yang tidak ingin mencintai dan dicintai dengan murni dan tulusnya?
dan sayang, inilah pengakuanku..
wanita ini telah menyanggupinya,
menyanggupi untuk berbagi tawa dan tangisnya kepadamu, dan merasakan suka duka yang kau juga rasa
wanita ini telah mempercayakannya,
mempercayakan segenap hati dan keyakinannya untuk kau bawa dan tuntun ke jalan yang lebih baik
wanita ini akan mengusahakannya,
mengusahakan dirinya agar dapat selalu membuatmu berbahagia dan tersenyum dalam perjalanan kita
dan wanita ini telah resmi memilihnya,
memilih pilihan untuk menjatuhkan hati dan perasaannya kepadamu, sayang.
aku hanya bisa berdoa dan berharap, segala hal baik akan selalu menyertai perjalanan kita yang baru melangkah dari garis start.
memulai hubungan dengan tulus, jujur dan murni.
Sebagaimana harusnya cinta itu terjadi.
Semoga Tuhan dan Semesta merestui langkah kita.
17 Agustus 2013
wanitamu :')
0 komentar:
Posting Komentar